Dandim 0431 Bangka Barat Laksanakan Giat Rapid Test, Seluruh Prajurit Kodim Dinyatakan Non-Reaktif Covid-19

71
Bangka Barat, Muntok – Dalam rangka untuk mengetahui dan memutuskan mata rantai penyebaran covid 19, serta melaksanakan protokol kesehatan, Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0431 Bangka Barat .
Tadi pagi Selasa (16/06/2020) Kodim 0431 Bangka Barat  melaksanakan kegiatan metode Rapid Test kepada seluruh prajurit  Kodim 0431 Bangka Barat dengan mendatangkan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat.
Dan hasil dari rapid Test Prajurit Kodim 0431/Bangka Barat semuanya dinyatakan  Non-Reaktif Covid-19.
Kepada Pers Kodim 0431 Bangka Barat, Dandim 0431 Bangka Barat Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa menjelaskan bahwa kegiatan Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.
” Ketika ada antigen yang masuk ke dalam tubuh, dalam hal ini virus SARS-CoV-2, sistem pertahanan tubuh kita akan melawan. Jika tubuh disamakan dengan sistem pertahanan negara, maka tentara dalam tubuh bernama sel darah putih. Ketika serangan musuh semakin hebat, maka makin banyak juga sel darah putih yang dikerahkan.” Jelas Dandim 0431 Bangka Barat dalam sambutannya.
Dijelaskannya lebih lanjut, bahwa tidak semua sel darah putih menjadi tentara yang menyerang. Ada juga yang menjalankan fungsi sebagai mata-mata. Mereka bertugas membuat profil musuh, dalam hal ini profil virus yang akan dilawan. Setelah informasi profil virus terkumpul, akan ada tim khusus yang akan melawan virusnya. Tim khusus ini yang disebut sebagai antibodi. Untuk melawan virus, antibodi akan menempel pada antigen sehingga kemampuan virus memasuki sel dan memperbanyak diri dapat dicegah. Rapid test antibodi akan mendeteksi apakah ada antibodi dalam sampel darah yang diperiksa.
Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona.
” Namun perlu anda ketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu. Jadi, rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau Covid-19. Tes yang dapat memastikan apakah seseorang reaktif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini,” Terangnya.
“Alhamdulillah semua Prajurit Kodim 0431/Bangka Barat yang mengikuti kegiatan Rapid Test hari ini semuanya Non-Reaktif Covid-19. Hasil rapid test negatif menunjukkan bahwa dalam tubuh tidak ditemukan adanya antibodi melawan virus Corona. Berdasarkan literasi rapid test dilakukan untuk melakukan skrining atau penyaringan apakah tubuh telah membentuk antibodi melawan virus Corona. Bukan untuk mendeteksi keberadaan virus Corona,” Pungkas Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa yang dikenal sangat dekat dengan pers Babel. (Rikky Fermana).
BACA JUGA:  ' Ruang Gaya.iD ' Channel Ruang Ekspresi & Gaya Di Era Industri Digital