Beneran !!, Program KECe Menekan Angka Pengangguran

475
Mustafa memberikan motivasi kepada Peserta Program KEce

Lampung Tengah, Inspirasi Post – Program kampung entreprneur creatif (KECe) yang di gagas Bupati Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Dr. Ir. Hi. Mustafa melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dapat meningkatkan peluang Lapangan pekerjaan.

Bupati Lamteng, Mustafa mengatakan, bahwa program KECe sejalan dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) untuk menciptakan tenaga kerja mandiri. “Jika hal ini bisa berjalan secara bersinergi dan konsisten, Insya Allah apa yang menjadi target kita dapat terwujud, yaitu memberdayakan pemuda, mengentas pengangguran serta menciptakan lapangan kerja,” ucap Mustafa, Jumat, 13/10/2017 di selah kegiatannya.

Di katakan Mustafa, Alhamdulillah sejauh ini program KECe sudah berjalan cukup baik, dan ini akan terus kita kembangkan melalui program perluasan kesempatan kerja berbasis potensi kampung. Munurutnya, Lamteng memiliki wilayah yang sangat luas,  ada sekitar 7 ribu RT. Jika setiap RT ada 1 orang yang menganggur,  maka sebanyak tujuh ribu angkatan kerja di Lamteng tengah menganggur. “Untuk mengatasi hal tersebut, saya membuat terobosan melalui Disnakertrans Lamteng perluasan kesempatan kerja berbasis potensi kampung agar mereka bisa bekerja dan memiliki ketrampilan serta memiliki usaha,” pungkas Mustafa.

Sementara itu, tempat terpisah Kepala Disnakertrans Lamteng,  Joni Syarif mengatakan Kabupaten Lamteng memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi terutama di kampung-kampung. “Namun, jika ini tidak dikembangkan secara maksimal, ini akan menjadi permasalahan tersendiri.

Nantinya, kata dia, melalui program ini para angkatan kerja di setiap kampung di Lamteng akan diberi pembinaan dan pelatihan serta bantuan alat sesuai potensi yang ada di kampung. Seperti di bidang perikanan, disnakertrans telah membuatkan kolam ikan. Kemudian di bidang lainnya seperti pertukangan, perkebunan, pertanian, kerajinan dari bambu, dan potensi lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  LSM Getar Metro Soroti Parkir Tanpa Karcis, Diduga Pungutan Liar

Joni menambahkan, mereka diberi pelatihan membentuk kelompok kerja masing-masing terdiri dari 20 orang. “Bantuan yang sudah di berikan seperti pembuatan kolam ikan, pertukangan, pabrik tahu, alat pembuat batik, dan bahan dasar pembuat batik.

Menurutnya, program tersebut juga untuk mendukung progam KECe yang digulirkan Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Hi. Mustafa, MH. Diharapkan hal ini bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kita sengaja bergerak di kampung-kampung, supaya mereka yang pengangguran bisa terkurangi. Kita berharap kedepan program ini dapat terus berjalan,  sehingga masyarakat lamteng menjadi sejahtera,” harapnya.

Pihaknya berpesan, agar masyarakat bisa merubah cara berpikirnya, bahwa di setiap kampung tempat tinggalnya memiliki banyak potensi yang bisa di kembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi.  Sehingga masyarakat harus kreatif,  inovatif, dan tidak boleh bermalas-malasan,” tegas Joni. (Ipung/Dha)