Atensi Wakapolda Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Maladi Teruskan Ke Polsek Sidak Kolong Pungguk Marbuk Dan Kenari

453

Inspirasi Post || Senin 28 Juni 2021

Bangka Belitung (Koba) – Kabidhumas Polda Bangka Belitung Kombes Pol. Maladi hari ini senin, 28/6/2021 meneruskan perintag pimpinannya agar sidak ke lokasi eks PT.Kobatin kolong Marbuk, Kenari dan Pungguk.

Lantaran menjadi atensi Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Maladi minta Polsek Koba datang Sidak ke lokasi kolong Marbuk sekitarnya lantaran Wakapolda Babel Birgjend Pol. Umardani menerima laporan informasi dari masyarakat yang disampaikan oleh pegiat Pers Babel. 

 

Photo : puluhan ponton Ti Rajuk ilegal saat terpantau sidak oleh Polda Babel

” Atensi Wakapolda ke Polsek Koba “, tulis Maladi dalam pesan Whatsup nya kepada wartawan.

Maladi mengatakan ada atensi dari Wakapolda Babel terkait ramainya pemberitaan yang menulis tentang kegiatan penambangan ilegal di kolong marbuk, kenari dan Pungguk yang disebut – sebut di koordinir oleh Ac dan Is sebagai penanggung jawab.

Is dan Ac adalah dua dari enam kolektor yang pernah diamankan oleh Ditkrimsus Polda Babel rabu (28/4/2021) diduga terlibat langsung dalam aktivitas tambang ilegal kolong marbuk.

Photo : puluhan ponton Ti Rajuk ilegal saat terpantau sidak oleh Polda Babel

Sebelumnya Kolektor ” IS” dan ” AC ” yang diduga ” Kebal Hukum” ini pernah diamankan pihak Ditkrimsus polda babel rabu (28/4/2021) terkait kegiatan penambangan ilegal di kolong Marbuk, dan Kenari mulai dari menambang , mengkoordinir dan membeli pasir timah ilegal dari kolong marbuk , kenari dan pungguk, namun kemudian dilepaskan dengan hanya menandatangani surat ” Sakti ” pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama meski Publik tidak mengetahui apa isi surat Pernyataan itu.

Belakang hari Is dan Ac yang sudah menandatangani surat pernyataan itu ternyata diduga masih menjadi dalang penambangan ilegal di kolong marbuk, tepatnya sabtu 26/6/2021 bendera start pun dikibarkan.

Photo : puluhan ponton Ti Rajuk ilegal saat terpantau sidak oleh Polda Babel

Meski tanpa memilki izin dari instansi terkait dan merasa di anak emaskan Is dan Ac sepertinya mengabaikan surat yang pernah mereka tandatangani.

Dilokasi, melalui video dan foto yang diterima redaksi terlihat Puluhan ponton rajuk ilegal yang baru saja berhenti bekerja karena melihat kedatangan anggota kepolisian, tampak dalam foto dan video jalan pembatas antara kolong Marbuk dan Kenari sudah terlihat hancur. (Red-Rik)

BACA JUGA:  Yuk Para Pelajar Ikutan lomba Menggambar Membangun Kebersamaan Baru Demi NKRI dalam Rangka HUT Kodim 0431/Babar