Amien Rais Kritik Pembagian Sartifikat Ngibul, Jubir Presiden Meradang

275
Jubir Presiden Jokowi, Johan Budi Sapto Pribowo merespons kritikan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais yang menyebut pembagian sertifikat tanah untuk rakyat adalah pengibulan.

Jakarta, Inspirasi Post – Juru Bicara (Jubir) Presiden Jokowi, Johan Budi Sapto Pribowo merespons kritikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais yang menyebut pembagian sertifikat tanah untuk rakyat adalah pengibulan.

“Saya tidak paham yang dimaksud Amien Rais ngibulin itu, ngibulin yang mana? Program sertifikat yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK ini sebenarnya sudah lama dilakukan. Program pembagian sertifikat tanah, biasanya hanya 500 ribu sertifikat dalam setahun. Namun sejak 2017, pemerintah menggenjot dengan membagikan hampir 5 juta dalam kurun tahun itu. Sementara, untuk tahun 2018 targetnya naik menjadi 7 juta,” tegas Johan Budi, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Program ini, lanjut Johan, adalah kepedulian Jokowi agar masyarakat mendapatkan haknya akan tanah. Makanya dikebut agar cepat tuntas, dengan menargetkan hingga tujuh juta pada tahun 2018. “Jadi sama sekali ini program nyata, bukan kibulan. Teman-teman kan bisa lihat sendiri. Jadi mungkin perlu ditanya balik ke Amien Rais definisi ngibul itu apa,” kata Johan.

Jokowi memilih sikap santai terhadap kritikan itu. Termasuk soal kemungkinan apakah akan mengambil langkah hukum atau tidak, Johan mengatakan tidak sampai ke sana. “Kan dia (Amien Rais) selalu komentar-komentar yang kadang menurut saya enggak jelas,” kata mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut.

Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan, Amien Rais menilai kebijakan Jokowi membagikan sertifikat tanah adalah pengibulan. Dia meminta masyarakat waspada karena 74 persen negeri ini justru dimiliki kelompok tertentu. Tak hanya itu, Amien juga menuduh pemerintahan Jokowi memberikan angin untuk kebangkitan PKI. (Hiroyuki/Dbs)

Editor: Purwadi

Purwadi Ardi (Pimpinan Redaksi)
BACA JUGA:  BEI Dibuka Menguat