Aktivis Mahasiswa Kota Metro ‘Kritisi’ Kebijakan Pemkot Metro Terkait Alokasi Anggaran Penanggulangan Wabah Corona Yang Diduga ‘Tidak Transparan’

411

Kota Metro- Aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa ( KBM ) Kota Metro ‘Kritisi’ Kebijakan Alokasi Anggaran Penanggulangan Wabah Virus Corona, Pasalnya hal tersebut terkesan ‘dipaksakan’ serta tidak transparan berasal dari alokasi pos anggaran APBD Kota Metro.

 

Bahkan Alokasi Anggaran tersebut dinilai tidak berdasarkan payung hukum yang jelas, karena tidak diketahui oleh pihak Legislatif maupun elemen lain.

Untuk diketahui Pemerintah Kota Metro telah mengalokasikan Anggaran sebesar Rp 27,23 Miliar untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, Hal itu seperti dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kota Metro Nasir A.T, beberapa waktu lalu.

M.Ridho Syahputra , Aktivis yang juga Pendiri Keluarga Besar Mahasiswa Metro ( KBM ) saat diwawancarai oleh Inspirasi Post mengatakan, Pemerintah Kota Metro terlalu terburu – buru dan tidak menggunakan perhitungan yang matang serta transparansi dalam tatakelola Anggaran Negara pun tidak dikedepankan, Hal ini tentu menjadi sebuah pertanyaan juga dapat menimbulkan preseden tidak baik.

“Dalam hal ini Pemkot Metro terlalu tergesa gesa, Bahkan terkesan tidak transparan, dalam mengeluarkan kebijakan dalam tatakelola Anggaran Negara pun tanpa payung hukum yang jela,  serta tidak berdasarkan ‘Musyawarah’ dengan pihak legislatif maupun elemen lain.” Tegas mantan sekretaris HMI Cabang Metro ini.

 

Sementara itu, Politisi PDIP yang juga sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda, saat di konfirmasi oleh awak media membenarkan hal tersebut, pasalnya dalam tatakelola anggaran anggaran sebesar Rp 27,23 miliar, Tidak jelas darimana pos anggaran yang digunakan bahkan tanpa melibatkan pihak legislatif , ini menjadi pertanyaan tersendiri” ujar politisi PDIP ini.

Anna Morinda menambahkan, kalau dana tersebut dari APBD, pos anggaran mana yang di geser.

Sampai berita ini diturunkan Aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Metro ( KBM ) akan terus mengawal hal ini , agar dalam penggunaan dapat tepat sasaran serta meminimalisir terjadi nya ‘Kebocoran Anggaran’.

BACA JUGA:  Inilah Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga kerja Asing

( Red / Dha / Rls )