Peluncuran Program Desa Digital Solusi ” Gerakan Masiv ” Menuju Industri 4.0

146

Sukabumi, Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung Program Desa Digital di Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 600 desa berkembang dan tertinggal di Jawa Barat segera terpasang wifi gratis oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo.

Menurut Menteri Kominfo Rudiantara, peluncuran itu ditujukan untuk mengikis kesenjangan digital antara desa dan kota. “Tujuan kami bersama Pak Gubernur, Desa Digital ini agar kesenjangan digital (masyarakat) menipis. Jangan hanya orang kota saja tapi semua harus merasakan (internet),” kata Rudiantara dalam Peluncuran Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/04/19).

Menteri Rudiantara, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pengaruh negatif internet. Sebab, Kementerian Kominfo akan selaku mengawasi dan mengedukasi relawan TIK (teknologi informasi dan komunkasi) yang akan menjadi pendamping warga.

“Untuk menangkal pengaruh negatif dari internet masuk desa, nanti warga dan kepala desanya diedukasi. Contohnya tentang berita hoaks oleh teman-teman relawan TIK,” ujar Rudiantara.

Bahkan para pendamping, menurut Rudiantara akan mengajarkan warga desa bagaimana memanfaatkan peluang UMKM melalui e-commerce dan literasi menghindarkan konten-konten negatif.

Desa Digital merupakan kerja sama antara BAKTI Kominfo dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam program itu, BAKTI memfasilitasi akses internat VSAT (Very Small Aperture Terminal ) yang terhubung dengan satelit di 600 desa. Adapun desa yang diberikan fasilitas internet memiliki kriteria  indeks desa membangun (IDM) skala berkembang dan tertinggal. Saat ini 155 titik VSAT desa di 17 kabupaten/kota telah berstatus on air. Perangkat itu dipasang di balai desa, kantor desa, pesantren, sekolah, dan puskesmas. ( Yudha Saputra )

BACA JUGA:  Ohh Ini ?! Alasan Kapolda Sumatera Utara " Jemput Paksa" , Dua Wartawan